form informasi
DUMAS
 
Kontak & Lokasi Kampus
 
 
 
Untitled Document
Selamat datang di STABN Sriwijaya "Buddhistik Unggul Berkarakter". Anda memasuki wilayah Zona Integritas: bebas dari korupsi dan bebas dari gratifikasi    |    STOP PUNGLI !!! Kami TOLAK PUNGLI !!! Ada pungutan liar, laporkan ke: lapor@saberpungli.id ; Call Center: 0821 1213 1323; SMS: 1193 / 0856 8880 881 / 0821 1213 1323; Fax.: 021-345 3085   |   
 
 
Untitled Document
Pendaftaran Online
Program Reguler
Area Mahasiswa  -  Dosen
Alumni
Beasiswa
Galeri
Publikasi P2M
Publikasi P3M
Layanan Informasi
E-Journal
Kuliah Online
Repository
PPID
SW Penerbit
 
Berita
 
 
Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 50 Tahun 2026, STABN Sriwijaya Resmi Berubah Bentuk Menjadi IABN Sriwijaya
30-07-2026 | dibaca 49 X

Perubahan_Bentuk.png

Tangerang, 29 Juli 2026 – Momentum bersejarah tercatat dalam perjalanan pendidikan tinggi keagamaan Buddha di Indonesia. Berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2026, Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Sriwijaya resmi berubah bentuk menjadi Institut Agama Buddha Negeri (IABN) Sriwijaya. Perubahan status kelembagaan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan kapasitas institusi sekaligus menandai babak baru pengembangan pendidikan tinggi keagamaan Buddha yang lebih maju, adaptif, dan berdaya saing.

Perubahan bentuk tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan berbagai tahapan perencanaan, evaluasi, dan koordinasi antara STABN Sriwijaya dengan Kementerian Agama Republik Indonesia, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, serta kementerian dan lembaga terkait lainnya.

Dengan ditetapkannya Peraturan Presiden Nomor 50 Tahun 2026, IABN Sriwijaya memiliki landasan hukum yang kuat untuk memperluas peran dan kontribusinya dalam pengembangan pendidikan tinggi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Perubahan bentuk dari sekolah tinggi menjadi institut bukan sekadar perubahan nomenklatur, tetapi merupakan transformasi kelembagaan yang mencerminkan peningkatan kapasitas akademik, tata kelola, dan cakupan penyelenggaraan pendidikan.

Sebagai institut, IABN Sriwijaya memiliki peluang yang lebih luas untuk mengembangkan fakultas dan program studi baru, memperkuat kualitas pembelajaran, meningkatkan produktivitas penelitian, serta memperluas pengabdian kepada masyarakat. Transformasi ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi keagamaan agar mampu menjawab tantangan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan masyarakat.

Ketua STABN Sriwijaya menyampaikan rasa syukur atas terbitnya Peraturan Presiden tersebut. Menurutnya, perubahan bentuk kelembagaan merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika serta dukungan dari berbagai pihak yang selama ini bersama-sama mengawal proses transformasi.

"Perubahan bentuk ini merupakan anugerah sekaligus amanah besar bagi seluruh keluarga besar IABN Sriwijaya. Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Kementerian Agama, serta seluruh kementerian, lembaga, pemerintah daerah, tokoh agama, alumni, dan masyarakat yang telah memberikan dukungan terhadap proses transformasi ini," ungkapnya.

Sebagai institut, IABN Sriwijaya diharapkan mampu memberikan layanan pendidikan yang lebih komprehensif melalui pengembangan disiplin ilmu yang lebih luas. Penguatan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), peningkatan kompetensi dosen, pengembangan riset kolaboratif, serta digitalisasi layanan akademik akan menjadi prioritas dalam mendukung peningkatan kualitas institusi.

Selain itu, transformasi ini membuka peluang yang lebih besar untuk memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi dalam dan luar negeri, lembaga penelitian, dunia usaha, serta berbagai organisasi nasional maupun internasional.

Dengan kapasitas kelembagaan yang semakin kuat, IABN Sriwijaya optimistis mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, kemampuan kepemimpinan, serta daya saing di tingkat nasional maupun global.

Peningkatan sarana dan prasarana tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang modern, nyaman, dan mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara optimal.

Transformasi menjadi IABN Sriwijaya merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pendidikan tinggi yang bermutu. Sebagai perguruan tinggi keagamaan Buddha negeri, IABN Sriwijaya memiliki peran strategis dalam mencetak lulusan yang profesional, moderat, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap pembangunan bangsa.

Resminya perubahan bentuk STABN Sriwijaya menjadi Institut Agama Buddha Negeri (IABN) Sriwijaya berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 50 Tahun 2026 menjadi awal dari perjalanan baru yang penuh harapan. Momentum bersejarah ini merupakan hasil sinergi, dedikasi, dan komitmen seluruh pihak dalam memajukan pendidikan tinggi keagamaan Buddha di Indonesia.


#sriwijayauntuksemua
#jayasriwijaya

Penulis Berita : Mohamad Yogi Yanuar (Pranata Komputer Ahli Pertama)

 
 
Profil Bulan Ini
 
 
PEACEFUL MUHARAM
STABN Sriwijaya mengukuti kegiatan Car Free Day menyambut 1 Muharam
   
 
 
 
     
 
Alumni Sukses
     
 
Tetap Berusaha dan Pantang Menyerah
Kesuksesan
   
 
 
 
     
Berita
 
 
STABN Sriwijaya Luluskan 74 Mahasiswa Program Sarjana dan Magister pada Yudisium Tahap Pertama Tahun 2026
STABN Sriwijaya meluluskan 74 mahasiswa Program Sarjana (S1) dan Program Magister (S2) pada Yudisium Tahap Pertama Tahun 2026
   
Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 50 Tahun 2026, STABN Sriwijaya Resmi Berubah Bentuk Menjadi IABN Sriwijaya
Momentum bersejarah tercatat dalam perjalanan pendidikan tinggi keagamaan Buddha di Indonesia
   
 
 
 
     
 
Artikel
     
 
Menghadapi Kegundahan tentang Masa Depan: Menemukan Tenang di Tengah Ketidakpastian
Masa depan selalu menjadi topik yang menarik sekaligus menantang untuk dibicarakan
   
Paus dan Semiotika Pesan Bagi Indonesia
Jika saya bertemu langsung dengan Bapa Suci Paus, pemimpin tertinggi umat Katolik dunia, saya akan bingung menyapa beliau dengan salam apa?
   
 
 
 
     
    All Right Reserved © STABN SRIWIJAYA