Bappenas Dukung Transformasi Kelembagaan STABN Sriwijaya Menjadi IABN Sriwijaya Tangerang
Tangerang, 2 Juli 2026 – Komitmen Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Sriwijaya dalam bertransformasi menjadi Institut Agama Buddha Negeri (IABN) Sriwijaya Tangerang terus memperoleh dukungan dari berbagai pemangku kepentingan. Salah satunya datang dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang menyatakan dukungannya terhadap proses transformasi kelembagaan melalui penguatan aspek perencanaan pembangunan, peningkatan kapasitas institusi, serta pengembangan sarana dan prasarana pendidikan.
Dukungan tersebut menjadi angin segar bagi STABN Sriwijaya dalam mewujudkan cita-cita menjadi institut yang mampu memberikan layanan pendidikan tinggi keagamaan Buddha yang lebih luas, berkualitas, dan mampu menjawab tantangan pembangunan sumber daya manusia Indonesia di masa depan.
Perubahan bentuk STABN Sriwijaya menjadi Institut Agama Buddha Negeri merupakan bagian dari strategi pengembangan kelembagaan yang bertujuan meningkatkan kapasitas akademik, tata kelola, serta daya saing institusi. Transformasi ini diharapkan mampu memperluas cakupan penyelenggaraan pendidikan melalui pembukaan program studi baru, peningkatan kualitas penelitian, penguatan pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kerja sama dengan berbagai mitra di tingkat nasional maupun internasional.
Sebagai satu-satunya perguruan tinggi keagamaan Buddha negeri di Provinsi Banten, STABN Sriwijaya memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, moderat, berkarakter, dan berwawasan global. Oleh karena itu, peningkatan status kelembagaan menjadi institut dipandang sebagai langkah yang sangat penting untuk memperkuat kontribusi institusi dalam pembangunan nasional.
Dalam proses transformasi tersebut, Kementerian PPN/Bappenas memberikan perhatian terhadap berbagai aspek yang menjadi kebutuhan utama pengembangan institusi. Dukungan yang diberikan mencakup penyelarasan perencanaan pembangunan jangka menengah dan jangka panjang, penguatan kapasitas kelembagaan, serta dukungan terhadap pengembangan infrastruktur pendidikan yang mampu menunjang pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Aspek perencanaan pembangunan menjadi salah satu fokus penting karena transformasi kelembagaan memerlukan perencanaan yang matang, terukur, dan berkelanjutan. Dengan adanya dukungan dari Bappenas, arah pengembangan IABN Sriwijaya Tangerang diharapkan selaras dengan prioritas pembangunan nasional, khususnya dalam bidang pendidikan tinggi dan pembangunan sumber daya manusia.
Selain itu, penguatan sarana dan prasarana juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam proses transformasi. Ketersediaan fasilitas pembelajaran yang modern, laboratorium, perpustakaan, ruang perkuliahan, pusat kegiatan mahasiswa, hingga fasilitas pendukung lainnya menjadi faktor penting dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan.
Transformasi menjadi institut tidak hanya bermakna perubahan nomenklatur kelembagaan, tetapi juga peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan secara menyeluruh. Dengan status sebagai institut, IABN Sriwijaya Tangerang diharapkan mampu memperluas cakupan disiplin ilmu, meningkatkan produktivitas penelitian, memperkuat inovasi akademik, serta menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional.
Pengembangan kelembagaan juga diarahkan untuk mendukung implementasi kebijakan pemerintah dalam menciptakan perguruan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, kebutuhan masyarakat, serta tantangan global. Oleh karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia, sistem tata kelola, digitalisasi layanan akademik, serta penguatan jejaring kerja sama menjadi bagian penting dari proses transformasi.
Keberhasilan transformasi STABN Sriwijaya menjadi IABN Sriwijaya Tangerang membutuhkan sinergi dari berbagai pihak, baik kementerian, lembaga pemerintah, pemerintah daerah, maupun masyarakat. Dukungan Kementerian PPN/Bappenas menunjukkan bahwa pengembangan pendidikan tinggi keagamaan menjadi bagian dari agenda pembangunan nasional yang memerlukan kolaborasi lintas sektor.
Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pengembangan institusi, mulai dari aspek regulasi, perencanaan pembangunan, penyediaan infrastruktur, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Bagi STABN Sriwijaya, dukungan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola, memperkuat budaya akademik, serta menghadirkan layanan pendidikan yang semakin profesional dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Seiring dengan transformasi kelembagaan, IABN Sriwijaya Tangerang diharapkan menjadi pusat pengembangan pendidikan tinggi keagamaan Buddha yang unggul, inovatif, dan berdaya saing. Institusi ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga karakter, integritas, serta kepedulian terhadap masyarakat.
Penguatan fasilitas pendidikan yang didukung oleh perencanaan pembangunan yang komprehensif akan memberikan ruang yang lebih luas bagi pengembangan kegiatan akademik, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dukungan dari Kementerian PPN/Bappenas menjadi salah satu langkah penting dalam perjalanan transformasi STABN Sriwijaya menuju IABN Sriwijaya Tangerang. Dengan adanya dukungan pada aspek perencanaan pembangunan dan penguatan sarana serta prasarana, institusi semakin optimis untuk mewujudkan visi sebagai perguruan tinggi keagamaan Buddha yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.
#sriwijayauntuksemua
#jayasriwijaya
Penulis Berita : Mohamad Yogi Yanuar (Pranata Komputer Ahli Pertama)